Admin

Kemana Pak Bi @subiakto setelah selesai membranding Permen sampai Presiden?

Melalui unggahan Instagram Bu Dwita @dwitasoewarno Ke mana Pak Bi @subiakto setelah selesai membranding Permen sampai Presiden? Pastinya tidak berhenti. Sejak tahun 2012, Pak Bi dan saya keliling Indonesia untuk menebar manfaat Pentingnya Brand untuk UKM. Kadang tidak dibayar karena masih banyak teman-teman UKM yang tidak kenal Pak Bi. Kadang bayar sendiri untuk tiket pesawat untuk

PAK BI @subiakto YANG SAYA KENAL

Melalui unggahan Instagram Bu Dwita @dwitasoewarno Pak Bi Sukanya kerja. Gak suka liburan. Gak suka tanggal merah. Kerja pakai hati, apalagi kalau sudah ‘jatuh cinta’ All out. Gak hitungan meski orangnya sangat rasional. Maklum otak kiri 😊 Menurutnya tidak semua harus dihitung, ditulis dan diucapkan. Bertahun2 kerja dampingi Pak Bi, mengikuti naik turun. Pelajaran yang

IKAN AJA TAU Edisi Pak Bi yang Saya Kenal

Sambil menyuap makan siang di satu hari, Pak Bi menjelaskan bagaimana Allah SWT memberikan setiap orang dunia kecil yang dibangun berdasarkan kompetensi masing-masing. Kalimat sederhana yg membuat saya berpikir sudah cukup kah saya menggunakan kompetensi yang ada. Dalam hal Pak Bi, saya menyaksikan bagaimana Pak Bi dgn segudang keahlian sejak awal karir, akhirnya memilih BRAND

SEMUA DIMULAI DARI 1 Edisi Pak Bi yang Saya Kenal

Dari kecil kita semua diajarkan orang tua untuk memulai segala sesuatu dari angka 1; belajar melangkah pertama, menghitung segala sesuatu mulai dari 1, belajar berhitung tambah/kurang/kali/bagi pun dimulai dari angka 1, dancseterusnya. Bahkan di beberapa daerah di Indonesia, utamanya Jawa, ada acara Tedak Siten yang memiliki makna mendoakan agar anak yang sudah bisa melangkah menjadi