Branding

RED OCEAN, BLUE OCEAN & ADDED VALUE

RED OCEAN ITU SITUASI “PERANG HARGA” YANG MERUGIKAN SEMUA PIHAK. Bila bisnis anda berada pada persaingan di Arena 1 yang hanya mengandalkan keunggulan PRODUK dan HARGA maka jangan heran kalau bisnis anda berujung pada Red Ocean. Bagaimana caranya keluar dari Red Ocean Pak Bi? Workshop Magnet Branding memang di design untuk keluar dari persaingan berdarah

Brand Evangelist

Di workshop BMS 1.0 – 4.0, Anda pasti sudah tahu dan familiar dengan istilah brand evangelist. Brand evangelist adalah orang yang cukup fanatik dengan brand anda dan senang mempromosikan produk Anda ke rekan-rekannya, tanpa diminta. Nah, apakah brand evangelist itu sama dengan happy customer? Tidak. Dua hal ini berbeda. Tapi brand evangelist bisa lahir dari

Membedakan Bisnis dan Brand

Untuk alumni Bisa Bikin Brand, pasti Anda sudah tidak bingung untuk membedakan definisi bisnis dan brand ya, karena soal ini sudah sering dipaparkan Pak Bi di workshop-nya. Tapi khusus buat Anda yang lupa atau masih masih sedikit bingung. Mari kita ingat lagi. Business is sales-focused. Brand is community-focused. Bisnis fokus dengan sales, sementara brand fokus

Jangan Asal Bikin Nama Brand

Anda pernah merasa bingung atau kesulitan ketika memberikan nama untuk bisnis Anda? Ketika list nama yang sudah Anda susun sekian banya,  kemudian terdengar kurang relevan atau kurang cocok dan malah cenderung konyol, setelahnya Anda mesti balik lagi dari awal membuat opsi nama-nama baru, ternyata melelahkan juga ya. Membuat nama bisnis atau merek itu memang bukan

Customer Don’t Buy Product, They Buy Story

Pernahkah anda mempertanyakan apa yang mendorong customer membeli produk anda? Sebenarnya apa yang membuat mereka tertarik? Story Makes Them Decide to Buy. Pada dasarnya, customer tidak benar-benar membeli produk, tapi mereka membeli story-nya. Kenapa? Karena story menyampaikan pesan, tujuan, dan emosi. Ini yang menjadi trigger orang untuk tertarik dan membeli. Menurut salah seorang marketer populer