Marketing

MENGUBAH MINDSET TIDAK SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN

Mindset. Skillset. Toolset. Tidak seperti Skillset dan Toolset, Mindset lah yang paling sulit dirubah. Pebisnis yang awalnya sangat PERCAYA dan BANGGA pada produknya harus mengubah mengakrabkan produknya dengan konsumennya. Inilah masalah terberat pebisnis jaman now yang harus menghadapi konsumen yang hidup di Era 4.0 berbekal Marketing strategi 1.0. Marketing 1.0 yang Mixnya terdiri dari Product

Workshop BISABIKINBRAND Hari Ke-3 khusus untuk konsultasi

Hari ketiga dari rangkaian Workshop BISABIKINBRAND khusus untuk konsultasi. Bertempat di @mula.citos pada hari Kamis, 30 Juni 2022, merupakan sessi khusus untuk konsultasi dan mengisi form sebagai dasar untuk Bisnis Plan yang dipandu mas @dionsubiakto serta mengisi 15 Langkah Magnet Branding dipandu langsung oleh Pak Bi @subiakto. Sessi hari tersebut sebenarnya lebih penuh dengan tanya jawab👍 Seperti biasa, saya @dwitasoewarno selaku Kepala

Workshop BISABIKINBRAND Offline SUKSES

Alhamdulillah Workshop BISABIKINBRAND Offline Exclusive Pertama setelah pandemi berjalan lancar 🥰 Meski latepost, tapi rasanya tidak lengkap apabila tidak menceritakan perjalanan Workshop BISABIKINBRAND yang berlangsung di Pelataran Ramayana, Hotel Indonesia Kempinski pada tanggal 28-29 Juni lalu. Sempat deg-degan, malam persiapan dibarengi hujan tipis, udara cukup dingin, dan loading baru diizinkan diatas pukul 22.00. Padahal kami

MARKETING 1.0-4.0

TAHUN 2020 KETIKA SAYA BARU MULAI MENGAJARKAN MARKETING 1.0-4.0, TIDAK SEDIKIT YANG MENTERTAWAKAN SAYA. Saya tidak marah. Karena saya tahu mereka belum paham 😀 ya Saya maafkan. Hari ini saya upload materi workshop Phillip Kotler tentang Marketing 1.0-4.0 serta penjelasan tentang Future Marketing. Materi ini saya ambil dari makalah “Marketing 1.0, 2.0, 3.0 & 4.0”

DIALOGIS BRANDING ATAU BRAND CONVERSATION

Ilmu baru Pak Bi? Iya. Thanks to sosial media yang memungkinkan hal ini terjadi. Gara gara sossial media komunikasi Brand jaman now tidak lagi ‘broadcast’ alias One-to-many lewat iklan berbayar tetapi lewat one-on-one communication. Dan ini fasilitasi masing masing platform. Nah sekarang jamannya Brand Conversation. Jaman Brand Awareness dengan kepercayaan “yang populer yang laku” sudah