IndonesiaBisaBikinBrand

BAGAIMANA SAYA MEMBANTU KLIEN SAYA MEMBANGUN BRAND ?

BAGAIMANA SAYA MEMBANTU KLIEN SAYA MEMBANGUN BRAND ? #1 – Temukan valuenya #2 – Temukan Call To Actionnya #3 – DONE. Karena Brand adalah VALUE + CTA. Detailnya saya bahas di workshop online Branding Marketing Selling 20-21 Juli 2022 jam 19.00 sd 22.00 termasuk Q&A. Dibawa kan langsung oleh pak Bi dan mas @dionsubiakto. Moderator @sati.subiakto Silahkan mendaftar di biolink @subiakto atau

AKADEMISI DAN PRAKTISI ITU BEDA KOLAM

Akademisi mengolah berbagai teori. Saat mengolahnya mereka berada dikampus. Kampus itu kolam yang stabil. Tenang. Seolah kondisi hal-hal lain ceteris paribus alias tidak berubah. Karrna itu kampus melakukan banyak survey dan riset utk mengetahui ‘keadaan diluar’. Dan wajib dibuatkan journalnya. Sehingga teori memang bagus diterapkan dalam kondisi dan situasi yang stabil. Kami para praktisi sehari

PERTUMBUHAN YANG BERKELANJUTAN DATANG DARI “REKOMENDASI PELANGGAN PUAS”

PERTUMBUHAN YANG BERKELANJUTAN DATANG DARI ‘REKOMENDASI PELANGGAN PUAS’ Dan pelanggan yang puas memutar roda Evangelist Marketing Di posting dari Instagram @jfsebayang “YANG LAGI VIRAL …” . Saat ini, kita bisa amati postingan kerap kali menggunakan kata “Yang lagi Viral …”. Kata viral seolah-olah menggambarkan produk/bisnis yang lagi trend, populer bahkan laris. . Padahal, Eric Ries

TUJUAN BANGUN BRAND JAMAN NOW ITU MEMBUAT CUSTOMER MENJADI PROMOTER

Diambil dari Instgram @mayangwangi Turning customer into promoter? Bisa banget, asal… Memahami customer zaman now jelas penting banget buat bisnis kamu. Karena karakter customer sekarang sama dulu, beda. Beda era, beda generasi, beda kemasan marketing dan branding-nya. The sale is the beginning of your customer relationship, not is culmination. Contoh, efektivitas iklan saat ini yang

BENDERA FINISH ADALAH FOKUS UTAMA

Apapun jenis lombanya bendera finish adalah fokus utama setiap peserta lomba. Mulai MotoGP sampai balap karung, mulai Formula-E sampai lomba bakiak para pemain ya fokus pada garis finish. Demikian pula dalam Bisnis. Fokus pemain ya tergantung bidang yang ditemani masing-masing pemain. Karenanya masing-masing guru (mentor) bisnis akan mengajarkan Bagaimana mencapai garis finish sesuai bidang keahlian