Praktisi Branding

AKADEMISI DAN PRAKTISI ITU BEDA KOLAM

Akademisi mengolah berbagai teori. Saat mengolahnya mereka berada dikampus. Kampus itu kolam yang stabil. Tenang. Seolah kondisi hal-hal lain ceteris paribus alias tidak berubah. Karrna itu kampus melakukan banyak survey dan riset utk mengetahui ‘keadaan diluar’. Dan wajib dibuatkan journalnya. Sehingga teori memang bagus diterapkan dalam kondisi dan situasi yang stabil. Kami para praktisi sehari

PERTUMBUHAN YANG BERKELANJUTAN DATANG DARI “REKOMENDASI PELANGGAN PUAS”

PERTUMBUHAN YANG BERKELANJUTAN DATANG DARI ‘REKOMENDASI PELANGGAN PUAS’ Dan pelanggan yang puas memutar roda Evangelist Marketing Di posting dari Instagram @jfsebayang “YANG LAGI VIRAL …” . Saat ini, kita bisa amati postingan kerap kali menggunakan kata “Yang lagi Viral …”. Kata viral seolah-olah menggambarkan produk/bisnis yang lagi trend, populer bahkan laris. . Padahal, Eric Ries

BRANDHACKING DAN MINDHACKING

Seringkali kita tanpa sadar membiarkan diri kita di Brainhack oleh pebisnis. Kalau kita masuk supermarket. Suasana sejuk begitu masuk membuat kita nyaman. Ini Brainhack. Lalu kita membiarkan diri kita memasukkan barang apa saja sesuai tata letak lupa catatan yg dibawa dari rumah. Ini Mindhacking. Itupun di meja kasir kita masih di hack dengan macam macam

TUJUAN BANGUN BRAND JAMAN NOW ITU MEMBUAT CUSTOMER MENJADI PROMOTER

Diambil dari Instgram @mayangwangi Turning customer into promoter? Bisa banget, asal… Memahami customer zaman now jelas penting banget buat bisnis kamu. Karena karakter customer sekarang sama dulu, beda. Beda era, beda generasi, beda kemasan marketing dan branding-nya. The sale is the beginning of your customer relationship, not is culmination. Contoh, efektivitas iklan saat ini yang

MENGUBAH MINDSET TIDAK SEMUDAH MEMBALIKKAN TELAPAK TANGAN

Mindset. Skillset. Toolset. Tidak seperti Skillset dan Toolset, Mindset lah yang paling sulit dirubah. Pebisnis yang awalnya sangat PERCAYA dan BANGGA pada produknya harus mengubah mengakrabkan produknya dengan konsumennya. Inilah masalah terberat pebisnis jaman now yang harus menghadapi konsumen yang hidup di Era 4.0 berbekal Marketing strategi 1.0. Marketing 1.0 yang Mixnya terdiri dari Product