Zico Agustian

“Ngebon”, “Personal Branding” ala Subiakto Priosoedarsono

KOMPAS.com – Sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai sebagai sektor yang paling rawan terkena imbas kebijakan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang akan segera berlaku. Namun, bagi pakar branding Subiakto Priosoedarsono, para pelaku Usaha Kecil Mengah (UKM) Indonesia mesti mampu mengemas secara baik produknya dengan menciptakan personal branding sebelum MEA berlaku. Apa itu personal

UKM Sukses Tanpa Iklan? Dengan Branding Bisa!

Kurang lebih satu tahun yang lalu, BizGuideBCA mengadakan diskusi bisnis online lewat Facebook dengan mengundang Pak Subiakto atau yang lebih akrab disapa Pak Bi sebagai nara sumber. Diskusi bisnis online tersebut bertajuk “UKM Sukses Tanpa Iklan? Dengan Branding Bisa!” Berikut beberapa poin kunci dari hasil diskusi bisnis online BizGuideBCA, peserta diskusi, dan Pak Bi. Pak

Manajer yang Baik adalah Komunikator yang Baik

10 faktor fundamental yang dapat membantu manajer baru untuk sukses. Bukan rahasia lagi jika banyak orang mengatakan menjadi manajer baru adalah pekerjaan yang menyebabkan stres tinggi di dunia bisnis. Ada banyak tanggung jawab baru dan cara baru untuk berhubungan dengan rekan kerja yang lain. Anda mendapatkan tekanan dari atas (manajemen) dan dari bawah (anak buah).

MEA 2016 adalah Arena Hypercompetition

Belum lama ini, masih seputar topik terhangat di tahun ini yaitu tentang ASEAN Economic Community atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2016, Pak Bi pernah menjelaskan di Twitter bahwa MEA merupakan arena Hypercompetition. Lalu apa itu sebenarnya Hypercompetition? Apakah sama seperti kompetisi perdagangan yang sudah-sudah? Bisa dibilang mirip namun ada beberapa hal yang signifikan terjadi di

Bagaimana Membuat Budaya Perusahaan Anda Melekat

CEO InMobi Naveen Tewari memprioritaskan Imajinasi, Harmoni, dan Aksi; Berikut Bagaimana Ia Merealisasikan Visinya Tersebut. Setelah rumor yang beredar awal tahun ini bahwa InMobi, perusahaan periklanan mobile raksasa India mempertimbangkan penjualan perusahaannya ke Google. CEO Naveen Tewari pun mengumumkan bahwa perusahaannya tersebut berencana untuk tetap independen dan mencari peluang untuk IPO. “Kami sangat bangga berasal