Branding

INI SAATNYA BERALIH DARI “ATTENTION” KE “CONVERSATION”

Teknologi telah mengubah model komunikasi pemasaran tradisional. Akibat, munculnya model interaktif Web 2.0 menggantikan model pasif Web 1.0. Platform ini membuat konsumen saling terhubung, berbagi, dan berkolaborasi yang berpengaruh kuat terhadap pemasaran sebuah produk/layanan. Media sosial membuat konsumen bukan sekadar penerima pasif, namun memiliki peran aktif, mulai dari desain produk hingga pesan promosi produk (Berthon,

ISTILAH-ISTILAH DALAM BRANDING YANG WAJIB KAMU PAHAMI

Sebelumnya Selanjutnya Dulu saya masih dibikin bingung sama bedanya branding, marketing, selling. Boro-boro paham soal brand value, brand personality, brand identity, dll, definisi branding-marketing-selling aja masih bias. 🙈 Ternyata, setelah belajar di workshop Pak Bi @subiakto, saya baru bisa menyimpulkan dengan penuh percaya diri. Ya gimana gak percaya diri, saya belajar langsung dari master yang pengalamannya

USER GENERATED BRANDING

Ulrike Arnhold (2010) menciptakan istilah “User Generated Branding” (UGB) untuk menjelaskan pendekatan manajemen Brand yang berhubungan dengan respon terhadap fenomena munculnya user generated content di media sosial. User Generated Branding adalah “strategic and operative management of brand related user generated content (UGC) to achieve brand goals” (Arnhold, 2010) User Generated Branding merupakan pendekatan manajemen untuk

MANTRA TAGLINE

Sebelumnya Selanjutnya Banyak yang nge-DM saya bagaimana membuat TAGLINE yang membius dan membrainwash layaknya MANTRA. 1. Anda perlu skill Copywriting yang menciptakan Sticking Power. Kalimat yang melekat erat dalam benak konsumen setelah Brand Positiong dilesakkan lewat Stricking Power. Nah anda bisa belajar menulis dari kang @alan_t_h. 2. Anda perlu skill Hypnowriting yang membuat konsumen jadi TRANS

TAGLINE ADALAH MANTRA

Sebelumnya Selanjutnya Adalah @alan_t_h, sahabat lama yang sudah sekian purnama tidak bersua, malam tadi mengucapkan lagi kalimat yg sudah lama gak saya dengar. “Betapa tidak pak Bi. Tagline ‘bersama kita bisa’ telah membius para pemilih menyerahkan pengelolaan dana ribuan triliun kepada SBY-JK selaku Presiden terpilih pada tahun 2004. Bukankah itu sebuah mantra?” “Dengan mantra ‘coblos kumisnya’