Branding

MASIH MENAWARKAN PRODUK?

Media sosial dan User Generated Content (UGC) mengubah cara orang mencari informasi, membaca dan membuat informasi. Media sosial membuat konsumen lebih percaya, informasi yang diberikan konsumen yang telah menggunakan dibanding informasi yang diberikan perusahaan ataupun pemilik Brand. Selain itu, UGC memberi pengaruh terhadap perkembangan e-commerce (Sigala 2008) karena UGC merupakan bentuk baru dari Word of

OLEH-OLEH DARI WORKSHOP OFFLINE EKSKLUSIF BBB: MERASAKAN SEJARAH DAN KERAMAHAN KHAS INDONESIA DI HOTEL INDONESIA KEMPINSKI

Sebelumnya Selanjutnya Workshop Offline Eksklusif Bisa Bikin Brand sudah diadakan dua kali di Pelataran Ramayana, Hotel Indonesia Kempinski. Ketika Anda mendengar nama Hotel Indonesia Kempinski, apa yang terlintas di kepala Anda? Sukarno, hotel bersejarah, atau salah satu lambang ibukota? Workshop offline eksklusif Bisa Bikin Brand (BBB) sudah diadakan dua kali di Pelataran Ramayana yang berada

LATE POST DARI IDEA CLOUD CONFERENCE 1 – 2 OKTOBER 2022

Sebelumnya Selanjutnya Di hari pertama Conference megah yg diadakan di Surabaya ini, saya dijadwal jadi pembicara kedua setelah pak @sudhamek_agr. Tepat jam 10.43 begitu dibuka saya langsung ditembak pertanyaan lugas dari moderator cantik mbak @eenwierono “BRAND ITU APA?” Rada kaget dapat pertanyaan tanpa basa-basi ini langsung saya jawab singkat “Brand adalah Value + Call To Action” Kali

ANDA MASIH MENGGUNAKAN PENDEKATAN 4P?

Procter & Gamble yang merupakan produsen fast-moving consumer goods pertama kali menerapkan manajemen brand dengan pendekatan manajemen produk. Oleh sebab itu, konsep dasar yang digunakan, yakni bauran pemasaran yang tepat akan menghasilkan penjualan yang optimal (Heding, Knudtzen and Bjerre, 2020). Konsep Marketing Mix pertama kali diperkenalkan Neil Borden (1964) dengan menyatakan ada dua belas faktor