Branding

HOW TO CREATE TRAFFIC

Kita semua rata-rata pandai menciptakan produk yg ideal. Mau jadi pedagang atau mau jadi pebisnis kendalanya cuma satu. TRAFIK Biasanya untuk jualan kita mendatangi kerumunan orang yang lalu lalang. Terus buka lapak disitu berharap ada yang ngelirik dagangan kita. Bisa di kakilima maupun sewa toko di mall. Termasuk sponsor event. Intinya NEBENG TRAFIK. Cukup? Tidak

Ketika Otak Kiri “dipaksa” Ke Kanan, Yang “Sadar” dipaksa ke “Bawah” Sadar

SATU LAGI ALUMNI CERITA PENGALAMAN IKUT WORKSHOP BISA BIKIN BRAND Diambil dari postingan alumni workshop Bisa Bikin Brand, yaitu Mbak @ciwidium dari Instagramnya. Ikutan BBB itu, berasa dapet punch-line dan #callback semua. Oh dunia angkaku runtuh ya.. Secara didikan engineering, yang biasanya pakai data, pakai angka, semua argumen itu kudu ada datanya, praktis ngga berguna

LAGI!! CERITA ALUMNI SAAT PENGALAMAN IKUT WORKSHOP BISA BIKIN BRAND

Diambil dari Instagram salah satu alumni Bisa Bikin Brand, mbak @murihandayani CARA MEMENANGKAN PERSAINGAN BISNIS Jadikan kompetitor kamu tidak relevan. Itu kalimat yang terus terngiang dari Worskhop Brand Disruption by Pak @subiakto Semenjak ikut kelas itu, aku semakin fokus mencari X Factor ketika menciptakan suatu produk/jasa. Misalnya bikin gamis, kita gak boleh bersaing di kwalitas

SATU LAGI TULISAN ALUMNI BIKIN BANGGA

Diambil dari postingan alumni workshop Bisa Bikin Brand, yaitu Mbak @firdaaisy__ dari Instagramnya.   Alhamdulillah Allah kasih rezeki wasilah kompetisi Storytelling yang diadakan oleh pak Bi. Storytelling dengan judul “Mengapa saya harus ikut Workshop Bisa Bikin Brand?”. Wasilah kompetisi tersebut, saya dan keempat teman saya memperoleh kesempatan belajar langsung bersama praktisi Branding Pak Bi @subiakto

NO TRAFFIC NO BUSINESS

Sekali lagi tidak ada trafik tidak ada bisnis. Tapi trafik saja tidak akan jadi bisnis. Trafik itu baru orang yang lalu lalang didepan mata kita. Kalau di sosial media disebut followers. Kalau di kaki lima namanya perjalanan kaki. Trafik butuh atraksi agar menjadi pengunjung lapak kita. Kalau di sosial media kita menyebutnya content. Visitor perlu