Subiakto

BISA BIKIN KATEGORI BARU

Saat ini setiap pelaku usaha mengandalkan keunggulan kompetitif. Kondisi ini  mendorong terjadinya persaingan harga, kualitas, positioning serta inovasi yang menciptakan  ‘hypercompetition’ (D’Aveni, 1994). Hal ini menyebabkan  siklus hidup produk semakin pendek dan mempengaruhi tingkat penjualan, Roger Dooley menyatakan jika penjualan anda mulai terhenti, mungkin sudah waktunya untuk berpikir di luar kebiasaan—yaitu, ubah kategori produk Anda

MENURUT PAK BI, PENGALAMAN ADALAH GURU YANG SEBENARNYA. WALK THE TALK.

Bagi yang pernah mengikuti workshop offline Bisa Bikin Brand, workshop Online Branding Marketing Selling (BMS), Magnet Branding, maupun Brand Disruption, Anda diajari materi oleh Pak Bi berdasarkan pengalaman beliau sebagai praktisi branding selama kurang lebih 50 tahun. Pak Bi memegang prinsip walk the talk, apa yang dibicarakan harusnya yang pernah dilakukan. Tak hanya materi di workshop, apa

SUDAH PUNYA BRAND VALUE?

Platform Web 2.0 menghasilkan berbagai aplikasi seperti web-based communities, hosted services, web applications, social-networking sites, video-sharing sites, wikis, dan blog yang memudahkan tiap orang untuk membuat dan berbagi konten. Kondisi ini membuat terjadi pergeseran pengetahuan dan pengaruh dari pemasar ke konsumen (Kozinets, 1999). Saat ini, konsumen menciptakan konten berupa foto, video, ulasan produk, dan pertanyaan di situs

NO VALUE NO BRAND

Sebelumnya Selanjutnya Gak ada value, gak ada yang namanya brand. Makanya kalo ada klien mau minta dikerjain copywriting-nya sama saya, saya pasti nanya dulu tentang apa keunikan dari bisnis mereka, apa bedanya dari kompetitor mereka. Ada yg mantep jawab, ada yang jawab tapi gak paham poinnya, ada yang ngelantur kesana-kemari, ada yang bingung mikir, ada

JANGAN JUALAN PRODUK, MULAILAH DENGAN CERITA

Kata Pak Bi di postingan Instagramnya baru-baru ini, “Jangan jualan produk, mulailah dengan cerita.” Kalau begitu, bagaimana caranya untuk mempromosikan produk kita, dan cerita seperti apa yang perlu kita sampaikan ke calon konsumen kita? Kata Pak Bi, ceritakan keunikan produk Anda. Sebagai contoh, kita bisa melihat bagaimana cara Pak Bi mempromosikan jasanya sebagai praktisi branding