Branding

cobranding

CO-BRANDING

Banyak kategori produk sudah penuh dengan pemain dan mendorong kompetisi bergeser ke persaingan harga yang berdarah-darah. Semakin banyak produk yang beredar di pasar tanpa disertai inovasi yang berarti, akhirnya konsumen juga gamang menentukan pilihan. Pernah dengar istilah co-branding? Yes, dalam bisnis, ini jadi salah satu trik yang menggabungkan dua kekuatan brand untuk melahirkan masterpiece baru.

KENALAN, TEMENAN, KENALAN

KENALAN, TEMENAN, KENALAN

Awalnya gak kenal. Terus saling sapa jadi KENALAN. Ini gambaran follower di sosmed. Setelah kenalan jadi TEMENAN karena berkomunikasi setiap hari, berinteraksi setiap hari, lalu timbul saling ketergantungan satu sama lain. Teman itu saling kenal, gak cuma sepihak. Tau NAMA, nomer WhatsApp dan alamat EMAIL. Dikasih secara sukarela ketika diminta. Gak perlu diiming imingi hadiah

BRAND ADALAH APA YANG KONSUMEN KATAKAN TENTANG PRODUK ANDA

Berapa banyak di antara kita yang berasumsi bahwa ketika membangun sebuah bisnis, itu berarti secara otomatis membangun sebuah brand? Nope, ternyata brand tak akan tercipta tanpa stimulan. Stimulannya adalah branding. Brand akan tercipta ketika anda sudah melakukan branding, dimana brand ini adalah berupa persepsi dari sudut pandang customer. Marty Neumeier, penulis The Brand Gap, mendefinisikan branding

MARKETING JAMAN DULU TUJUANNYA TRANSAKSI

Era pemasaran sebelum tahun 1960 didominasi oleh Selling. Marketing Modern menata ulang pemasaran menjadi Modern Marketing yang memisahkan tugas persiapan produk, menentukan harga, membangun jaringan distribusi dan menyusun promosi. Namun demikian goalnya Selling masih terbawa yakni TRANSAKSI. Pada masa ini praktisi pemasaran fokus mencari PEMBELI BARU dengan berbagai insentif. MARKETING JAMAN NOW TUJUANNYA LOYALITAS. Mulai

BRANDING MARKETING SELLING

CATATAN BUAT PARA ALUMNI Bisa Bikin Brand, ALUMNI BRANDING MARKETING SELLING DAN ALUMNI SPOWER COPYWRITING. Fokus kepada diagram ini agar tetap berpikir SIMPLE. 1. MARKETING. Marketing itu goal jangka pendeknya adalah transaksi. Ini disebut Marketing 1.0. Goal jangka panjang marketing adalah Advocate. Ini disebut Marketing 4.0 2. MARKETING1.0 (4P). Fokus pada produk. Berbekal diferensiasi produk