Marketing

Berkenalan Dengan Branding Marketing Selling

Berkenalan Dengan Branding Marketing Selling

Siapa sih yang tidak tahu Pak BI? Kalau Anda belum familiar dengan namanya, Anda pasti tahu dan ingat dengan iklan-iklan Indomie, Kopiko, Tiga Roda, McD, Extra Joss, atau kampanye dari pasangan SBY-JK dulu? Nah, itu semua karya besar dari sosok ini. Beliau adalah legend yang melahirkan banyak brand besar. Jam terbangnya saja sudah lebih dari

Belajar Copywriting Itu Holistik, Bukan Cuma ‘Asal’ Nulis

Belajar Copywriting Itu Holistik, Bukan Cuma ‘Asal’ Nulis

Copywriting bisa dikatakan sebagai ‘jiwa’ dari aktivitas branding dan marketing. Karena tujuannya untuk disebarkan untuk kepentingan komersil, copywriting ini harus mengandung unsur ‘menjual’ agar audiens tertarik untuk melakukan sesuatu. Hasil tulisan dari proses copywriting disebut copy. Anda bisa melihat bentuk copy dengan output iklan di media massa, landing page, website, caption di unggahan media sosial,

Ciptakan Kategori Baru, Modal Awal Bisnis Besar

Ciptakan Kategori Baru, Modal Awal Bisnis Besar

Membangun bisnis tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Anda butuh riset, Anda butuh ilmu, Anda butuh kemampuan mengaplikasikan teori yang sudah Anda pelajari. Butuh teori tentang tahap-tahap membangun brand? Tinggal pelajari ilmu-ilmu yang dijelaskan Pak Bi. Semua perlu disimak dan dipahami. Tapi tak cukup sampai disitu, Anda juga harus punya kemampuan untuk mengaplikasikannya ke dalam bisnis

Carousel VS Caption

Strategi marketing selanjutnya adalah tentang bagaimana cara Anda menampilkan produk Anda lewat unggahan di media sosial, khususnya Instagram. Instagram saat ini merupakan salah satu kanal media sosial yang paling potensial dan profitable bagi Anda yang sedang membangun bisnis. Ya, Instagram menyuguhkan berbagai fitur visual yang unik dan menarik yang bisa dinikmati secara gratis bagi siapapun.

Marketing 1.0 VS Marketing 2.0

Marketing merupakan sebuah aktivitas dalam menciptakan permintaan (demand creation), dimana mengumpulkan orang yang memiliki kebutuhan yang sama lalu dibuat membeli, dengan cara menyampaikan alasan mengapa mereka membutuhkan dan menginginkan suatu produk.   Bicara soal fokus/prioritas marketing, lahirlah ke-4 fase marketing yakni Marketing 1.0, Marketing 2.0, Marketing 3.0, dan Marketing 4.0.   Disini kita akan menjelaskan