Praktisi Branding

WALK THE TALK

Yang di omongin ya harusnya yang pernah dilakukan. Nasehat para sepuh “Mun ncan kabukti mah bohong”. Cerita kisah sukses anda buat menginspirasi. Bukan dibuat formula. Karena jaman berubah. Marketing 1.0 (4P) yang fokus memuji keunggulan produk (iklan) populer sebagai Marketing modern tahun 1960-an. Sudah beralih ke Marketing 2.0 pada tahun 1990-an yang fokus pada Branding

BIARKAN KARYA BICARA. KALAU GAK PUNYA KARYA TINGKAT NASIONAL MEMANG JADI SUSAH BICARA

Selaku praktisi Branding karier yang 50 tahun, saya termasuk sangat beruntung karena perjalanan profesi saya cukup runut membentuk seorang Pak Bi yang sekarang. Bayangkan di usia 19 thn baru lulus SMA sudah langsung ditawari kerja sebagai Art Director di sebuah Packaging Company modern saat itu yang mengusung credo “Packaging is a Silence Salesman”. Sebagai Art

CIPTAKAN KESAN PERTAMA

Perkembangan internet dan media sosial membuat persaingan usaha semakin ketat. Tiap pelaku usaha dengan cepat dapat meniru keunggulan kompetitif pesaingnya. Situasi ini membuat siklus produk semakin pendek. Oleh sebab itu, pelaku usaha harus terus melakukan inovasi untuk menjaga keberlangsungan bisnis mereka. Salah satu cara menciptakan keunggulan kompetitif dengan menciptakan value melalui pelayanan yang unik kepada

BRANDING SAAT RESESI, SEPERTI APA JADINYA?

Kini kita sudah berada di penghujung tahun 2022. Apakah Anda sudah menyediakan payung sebelum hujan, yaitu ancaman resesi global pada tahun 2023?  Bagi pelaku UKM, Workshop Online 15 Langkah Magnet Branding yang diadakan pada hari Senin, 28 November hingga Rabu, 30 November 2022 dapat memberikan Anda “bekal” untuk menghadapi keadaan ekonomi yang sering kali tidak

SAYA PIKIR SAYA TELAH GAGAL

Bisa jadi saya telah gagal mengingatkan teman-teman UKM agar “sedia payung sebelum hujan”. Sedia payung ada dalam “kendali” kita sementara hujan ada “diluar kendali” kita. Yang dalam kendali kita disebut “Micro environment” atau lingkungan kecil seperti perusahaan, karyawan, keluarga karyawan, shareholder, keluarga share holder dll. Yang diluar kendali kita disebut “Macro Environment” atau lingkungan global