Praktisi Branding

BISA BIKIN KATEGORI BARU

Saat ini setiap pelaku usaha mengandalkan keunggulan kompetitif. Kondisi ini  mendorong terjadinya persaingan harga, kualitas, positioning serta inovasi yang menciptakan  ‘hypercompetition’ (D’Aveni, 1994). Hal ini menyebabkan  siklus hidup produk semakin pendek dan mempengaruhi tingkat penjualan, Roger Dooley menyatakan jika penjualan anda mulai terhenti, mungkin sudah waktunya untuk berpikir di luar kebiasaan—yaitu, ubah kategori produk Anda

MENURUT PAK BI, PENGALAMAN ADALAH GURU YANG SEBENARNYA. WALK THE TALK.

Bagi yang pernah mengikuti workshop offline Bisa Bikin Brand, workshop Online Branding Marketing Selling (BMS), Magnet Branding, maupun Brand Disruption, Anda diajari materi oleh Pak Bi berdasarkan pengalaman beliau sebagai praktisi branding selama kurang lebih 50 tahun. Pak Bi memegang prinsip walk the talk, apa yang dibicarakan harusnya yang pernah dilakukan. Tak hanya materi di workshop, apa

JANGAN JUALAN PRODUK, MULAILAH DENGAN CERITA

Kata Pak Bi di postingan Instagramnya baru-baru ini, “Jangan jualan produk, mulailah dengan cerita.” Kalau begitu, bagaimana caranya untuk mempromosikan produk kita, dan cerita seperti apa yang perlu kita sampaikan ke calon konsumen kita? Kata Pak Bi, ceritakan keunikan produk Anda. Sebagai contoh, kita bisa melihat bagaimana cara Pak Bi mempromosikan jasanya sebagai praktisi branding

CARA TEPAT SAAT PASAR BERUBAH

As markets change, marketing theories must also change to accommodate them. (Kozinets, et al, 2010).   Internet mengalami loncatan perubahan semenjak hadirnya platform Web 2.0, sebuah platform aplikasi yang memfasilitasi pengguna untuk berbagi informasi secara interaktif. Platform ini  berpusat pada pengguna, sekaligus memfasilitasi pengguna untuk saling berkolaborasi di World Wide Web. Beberapa bentuk Platform Web

PAK BI: TAHUN RESESI ADALAH TAHUN DISRUPTION

Baru saja menarik napas lega karena mulai lepas dari bayang-bayang pandemi COVID-19, kini kita semua dihantui oleh resesi yang diprediksi akan terjadi tahun depan. Banyak pelaku bisnis menjadi waswas dengan “gosip” resesi ini. Baru-baru ini, Pak Bi melakukan sesi Instagram Live bersama putri ketiganya, Sati Subiakto, untuk membahas tentang disrupsi dan pengalaman beliau menghadapi resesi.