IndonesiaSpicingTheWorld

INI SAATNYA BERALIH DARI “ATTENTION” KE “CONVERSATION”

Teknologi telah mengubah model komunikasi pemasaran tradisional. Akibat, munculnya model interaktif Web 2.0 menggantikan model pasif Web 1.0. Platform ini membuat konsumen saling terhubung, berbagi, dan berkolaborasi yang berpengaruh kuat terhadap pemasaran sebuah produk/layanan. Media sosial membuat konsumen bukan sekadar penerima pasif, namun memiliki peran aktif, mulai dari desain produk hingga pesan promosi produk (Berthon,

ISTILAH-ISTILAH DALAM BRANDING YANG WAJIB KAMU PAHAMI

Sebelumnya Selanjutnya Dulu saya masih dibikin bingung sama bedanya branding, marketing, selling. Boro-boro paham soal brand value, brand personality, brand identity, dll, definisi branding-marketing-selling aja masih bias. 🙈 Ternyata, setelah belajar di workshop Pak Bi @subiakto, saya baru bisa menyimpulkan dengan penuh percaya diri. Ya gimana gak percaya diri, saya belajar langsung dari master yang pengalamannya

TAGLINE ADALAH MANTRA

Sebelumnya Selanjutnya Adalah @alan_t_h, sahabat lama yang sudah sekian purnama tidak bersua, malam tadi mengucapkan lagi kalimat yg sudah lama gak saya dengar. “Betapa tidak pak Bi. Tagline ‘bersama kita bisa’ telah membius para pemilih menyerahkan pengelolaan dana ribuan triliun kepada SBY-JK selaku Presiden terpilih pada tahun 2004. Bukankah itu sebuah mantra?” “Dengan mantra ‘coblos kumisnya’

OLEH-OLEH DARI SURABAYA: PAK BI SEBARKAN ‘CALL TO ACTION’ DI IDEACLOUD CONFERENCE 2022

Sebelumnya Selanjutnya Pak Bi saat menjadi pembicara di IdeaCloud Conference di Surabaya, 1 Oktober 2022. Di luar Bisa Bikin Brand dan rangkaian workshop lainnya, Pak Bi juga kian sering menjadi pembicara di gelaran seperti konferensi dan seminar untuk para pengusaha muda, atau yang baru ingin memulai bisnis. Akhir Minggu lalu, Pak Bi menjadi salah satu

BERKOMUNIKASI DENGAN PEMILIK BRAND

Kevin Lane Keller mengubah pendekatan manajamen brand dengan memperkenalkan “Customer-Based Brand Equity .“ Manajemen Brand dengan pendekatan berbasis konsumen (consumer-based approach) menggunakan cognitive psychology dan information-processing theory untuk melakukan analisis terhadap persepsi dan proses pengambilan keputusan konsumen dalam membeli  sebuah Produk Brand (Heding, Knudtzen and Bjerre, 2020). Dalam pandangan Keller, Brand berada di benak konsumen. Keller (1993) memperkenalkan