Praktisi Branding

Workshop Offline Eksklusif Bisa Bikin Brand SOLD OUT!

ALHAMDULILLAH SOLD OUT. Workshop Offline Eksklusif Bisa Bikin Brand masih 10 hari lagi seat sudah tak bersisa. Menunjukkan besarnya antusiasme peserta belajar Brand YANG BENAR. Bagi yang belum berkesempatan kali ini bisa mendaftar untuk Workshop Offline yang Insya AlLah kami akan selenggarakan lagi bulan depan. Tergantung kebijakan pemerintah menanggulangi pandemi. Terima kasih bagi yang sudah

BRAND = MEREK ?

Tahun 2012 ketika saya memutuskan menutup Biro Iklan saya dan mulai menebar virus Brand yang saya dapati diantara mereka adalah bahwa Brand = Merek. Ketika tahun 2016 saya memulai membuka workshop Bisa Bikin Brand diantara alumni masih berpikir demikian. Lucunya ada alumni yang mengklaim sudah bikin 700 Brand ternyata yang dimaksud Logo. Bahkan sampai sekarang

Ketika Otak Kiri “dipaksa” Ke Kanan, Yang “Sadar” dipaksa ke “Bawah” Sadar

SATU LAGI ALUMNI CERITA PENGALAMAN IKUT WORKSHOP BISA BIKIN BRAND Diambil dari postingan alumni workshop Bisa Bikin Brand, yaitu Mbak @ciwidium dari Instagramnya. Ikutan BBB itu, berasa dapet punch-line dan #callback semua. Oh dunia angkaku runtuh ya.. Secara didikan engineering, yang biasanya pakai data, pakai angka, semua argumen itu kudu ada datanya, praktis ngga berguna

NO TRAFFIC NO BUSINESS

Sekali lagi tidak ada trafik tidak ada bisnis. Tapi trafik saja tidak akan jadi bisnis. Trafik itu baru orang yang lalu lalang didepan mata kita. Kalau di sosial media disebut followers. Kalau di kaki lima namanya perjalanan kaki. Trafik butuh atraksi agar menjadi pengunjung lapak kita. Kalau di sosial media kita menyebutnya content. Visitor perlu

Kemana Pak Bi @subiakto setelah selesai membranding Permen sampai Presiden?

Melalui unggahan Instagram Bu Dwita @dwitasoewarno Ke mana Pak Bi @subiakto setelah selesai membranding Permen sampai Presiden? Pastinya tidak berhenti. Sejak tahun 2012, Pak Bi dan saya keliling Indonesia untuk menebar manfaat Pentingnya Brand untuk UKM. Kadang tidak dibayar karena masih banyak teman-teman UKM yang tidak kenal Pak Bi. Kadang bayar sendiri untuk tiket pesawat untuk