Admin

APA ALASAN YANG MEMBUAT CUSTOMER BELI PRODUKMU

Sebelumnya Selanjutnya Kalo kata Pak Bi di setiap workshop-workshopnya, “customer don’t buy product, they buy story”. Loh? Apa maksudnya? Iya, yang melatarbelakangi orang beli sesuatu, apalagi di zaman sekarang, adalah “cerita” yang secara emosional relate buat mereka. Makanya ketika kamu punya bisnis, kamu lagi jualan, you always deal with people. Kamu akan selalu berhubungan dengan

APA KATA PAK BI MENGENAI ISSUE MANAGEMENT?

Iklan sebagai marketing communication itu tidak hanya sekedar gambar cantik atau promosi produk, karena iklan yang baik juga harus mengelola isu. Nah, apa hubungannya sih dengan daya ingat manusia tentang brand yang terbatas untuk masing-masing kategori produk? Pak Bi menjelaskan kalau pasar untuk praktisi marketing adalah jumlah orang atau konsumen, sedangkan pasar bagi praktisi branding

HARGA MELONJAK, BUNGA MENINGKAT

Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 19-20 Oktober 2022 memutuskan untuk menaikkan BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) sebesar 50 bps menjadi 4,75%. Keputusan kenaikan suku bunga tersebut sebagai langkah front loaded, pre-emptive, dan forward looking untuk menurunkan ekspektasi inflasi yang saat ini terlalu tinggi (overshooting) dan memastikan inflasi inti ke depan kembali ke dalam sasaran 3,0±1% pada awal 2023, serta

BISNIS KULINER DAN FAKTA DI BALIKNYA

Bisnis kuliner adalah bisnis yang erat kaitannya dengan emosional customer. Kenapa? Kata Leon Rappoport, “Eating is more a matter of the mind than it is the body.” Iya, makanan/minuman fungsinya kini bukan sekedar memenuhi kebutuhan perut untuk bisa kenyang, tapi memuaskan psikologis juga. Membangun customer loyalty bukan cuma tentang menawarkan makanan enak dan porsi besar

TIAP MASA, PUNYA MASALAH

Perekonomian suatu negara berfluktuasi sesuai dengan perubahan kondisi sosial, budaya, dan politik setiap tahunnya. Fluktuasi perekonomian sering disebut siklus bisnis, yang terdiri dari empat fase yaitu resesi, depresi, pemulihan dan booming  (Mankiw, et.al, 2013). Clayton (2001) menyebutkan beberapa faktor yang mempengaruhi fluktuasi pertumbuhan ekonomi, yaitu (1) belanja modal (capital expenditures), (2) penyesuaian inventaris (inventory adjustments),