Branding

APA ITU IKLAN? PAK BI MENJAWAB

Pak Bi adalah salah satu tokoh di dunia periklanan Indonesia. Siapa yang tidak mengenal Hotline Advertising yang didirikan oleh Pak Bi di tahun 1989, menyusul kesuksesan brand-brand nasional dengan iklan dan tagline ciptaannya yang menancap di benak konsumen. Dokumentasi RumahUKM Dengan karier yang dimulai dari tahun 70an, Pak Bi sudah melewati beragam era periklanan, atau

BISA BIKIN KATEGORI BARU

Saat ini setiap pelaku usaha mengandalkan keunggulan kompetitif. Kondisi ini  mendorong terjadinya persaingan harga, kualitas, positioning serta inovasi yang menciptakan  ‘hypercompetition’ (D’Aveni, 1994). Hal ini menyebabkan  siklus hidup produk semakin pendek dan mempengaruhi tingkat penjualan, Roger Dooley menyatakan jika penjualan anda mulai terhenti, mungkin sudah waktunya untuk berpikir di luar kebiasaan—yaitu, ubah kategori produk Anda

MENURUT PAK BI, PENGALAMAN ADALAH GURU YANG SEBENARNYA. WALK THE TALK.

Bagi yang pernah mengikuti workshop offline Bisa Bikin Brand, workshop Online Branding Marketing Selling (BMS), Magnet Branding, maupun Brand Disruption, Anda diajari materi oleh Pak Bi berdasarkan pengalaman beliau sebagai praktisi branding selama kurang lebih 50 tahun. Pak Bi memegang prinsip walk the talk, apa yang dibicarakan harusnya yang pernah dilakukan. Tak hanya materi di workshop, apa

SUDAH PUNYA BRAND VALUE?

Platform Web 2.0 menghasilkan berbagai aplikasi seperti web-based communities, hosted services, web applications, social-networking sites, video-sharing sites, wikis, dan blog yang memudahkan tiap orang untuk membuat dan berbagi konten. Kondisi ini membuat terjadi pergeseran pengetahuan dan pengaruh dari pemasar ke konsumen (Kozinets, 1999). Saat ini, konsumen menciptakan konten berupa foto, video, ulasan produk, dan pertanyaan di situs

NO VALUE NO BRAND

Sebelumnya Selanjutnya Gak ada value, gak ada yang namanya brand. Makanya kalo ada klien mau minta dikerjain copywriting-nya sama saya, saya pasti nanya dulu tentang apa keunikan dari bisnis mereka, apa bedanya dari kompetitor mereka. Ada yg mantep jawab, ada yang jawab tapi gak paham poinnya, ada yang ngelantur kesana-kemari, ada yang bingung mikir, ada