IndonesiaSpicingTheWorld

MEMBUAT PESAING TIDAK RELEVAN

Semua pelaku usaha mengharapkan profit dalam jangka panjang untuk menjaga keberlangsungan bisnis mereka. Oleh sebab itu, setiap pelaku usaha berupaya menyusun strategi “sustainable advantage”, keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Namun, prakteknya keunggulan kompetitif hanya bisa bertahan sampai pesaing meniru keunggulan tersebut atau pesaing menciptakan keunggulan kompetitif yang lebih baik. Pasar monopolistik yang mengandalkan differensiasi sebagai keunggulan

PENTINGNYA NGASIH NAMA

Ketika seorang ibu melahirkan bayi yang dilahirkan langsung di bawa ke baby room buat di rapihkan. Oleh si suster sang bayi dibersihkan, dimandikan, dilotionin, dibajukan, lalu di kasih gelang tulis NAMA. Nama siapa? Nama ibunya. Kalau si bayi sampai besar gak dikasih nama karena ibunya lupa maka si anak akan dipanggil tetangganya sebagai “Anaknya bu @su.biakto.tya”

CUKUP DENGAN MENAMBAH KATA “YANG”

Pelaku UMKM harus mampu meningkatkan daya saing dengan meningkatkan nilai tambah melalui pengembangan produk baru. UMKM yang berdaya saing dapat mengambil peran dalam rantai produksi lokal dan global serta berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi Indonesia (Bank Indonesia, 2020). Oleh sebab itu, UMKM harus memiliki keunggulan kompetitif agar dapat bersaing ekonomi global. Pendekatan keunggulan kompetitif yang paling

MENCIPTAKAN “MARKET POWER”

Pelaku UMKM yang lelah bermain dengan perang harga, sebaiknya mempertimbangkan untuk keluar dari pasar persaingan sempurna (perfect competition) dan beralih ke pasar persaingan monopolitik (monopolistic competition).   Persaingan monopolistik merupakan struktur pasar yang terdiri dari banyak produsen namun memiliki kemampuan untuk menaikkan harga (market power). Inilah perbedaan mendasar antara pasar persaingan sempurna dengan pasar persaingan monopolitik,

WORKSHOP EXCLUSIVE HARI KE-2 BISA BIKIN BRAND HOTEL KEMPINSKI 29 JUNI 2022

Workshop BISABIKINBRAND Offline Exclusive hari kedua, Rabu 29 Juni 2022, yang masih bikin kangen 🥰 Hari kedua ternyata gak kalah serunya dengan hari pertama. Apalagi peserta sudah mulai kenal dengan peserta2 lain. Juga sudah mulai banyak yang ngobrol dengan Pak Bi @subiakto saat break. Seperti hari pertama, Workshop dibuka oleh moderator merangkap MC, mbak @sati.subiakto dan dilanjutkan dengan menyanyikan