Bisnis

Bisnis Masa Kini, Fokus Pada Customer

Belajar tentang brand dari Pak Bi mengajarkan kita banyak hal sekaligus mengubah mindset yang selama ini kita pikirkan mengenai suatu brand. Contohnya, kita baru sadar bahwa brand itu bukan produk, bukan logo, atau bukan merek yang kita ciptakan. Berapa banyak di antara kita yang berasumsi bahwa ketika kita membangun sebuah bisnis, berarti kita pasti membangun

Belajar Copywriting Itu Holistik, Bukan Cuma ‘Asal’ Nulis

Belajar Copywriting Itu Holistik, Bukan Cuma ‘Asal’ Nulis

Copywriting bisa dikatakan sebagai ‘jiwa’ dari aktivitas branding dan marketing. Karena tujuannya untuk disebarkan untuk kepentingan komersil, copywriting ini harus mengandung unsur ‘menjual’ agar audiens tertarik untuk melakukan sesuatu. Hasil tulisan dari proses copywriting disebut copy. Anda bisa melihat bentuk copy dengan output iklan di media massa, landing page, website, caption di unggahan media sosial,

Kepercayaan Konsumen Adalah Fondasi Utama Brand

Kepercayaan Konsumen Adalah Fondasi Utama Brand

Seperti yang sudah pernah dibahas dalam artikel sebelumnya, membangun brand adalah membangun trust, membangun kepercayaan konsumen. Prinsip ini merupakan salah satu langkah dalam membangun kerajaan bisnis yang stabil. Tidak gampang, namun tidak sulit juga sejauh Anda memahami brand yang Anda bangun pun memahami pasar/konsumen yang Anda hadapi. Kedua hal tersebut berjalan sinergis, saling beriringan. Karena

BELAJAR DARI REMPAH

Pada event REBRANDING INDONESIA “Indonesia Spicing The World” pada pada 24 Agustus 2019 bertempat di Gedung Nareswara, SMESCO, Jakarta. Dion Subiakto salah satu pembicara pada event ini menyampaikan topik menarik “Belajar dari Rempah”. Ada keunikan dari rempah : (1) bentuknya kecil; (2) memiliki rasa, aroma dan flavor yang khas; (3) jika beberapa rempah disatukan dan

KOMUNAL BRAND SEBAGAI PERTAHANAN NEGARA DALAM BIDANG EKONOMI

Perekonomian dunia semakin terbuka yang memberikan kesempatan bagi masyarakat baik itu perseorangan, swasta ataupun pemerintahan untuk berinteraksi dengan negara lain dalam bidang ekonomi bisa dalam bentuk perdagangan produk barang dan jasa. Hal yang menjadi kegelisahan Pak Subiakto “apakah pelaku usaha terutama UMKM” mampu bersaing dengan produk-produk yang datang dari negara tetangga. Pak Bi berpandangan bahwa